HUKUM MENGGUNAKAN BARANG GADAIAN

PERTANYAAN : Bagaimana hukum menggunakan barang gadaian?

JAWAB : Memanfa'atkan barang gadaian hukumnya tidak boleh (haram). Ini sudah menjadi kesepakatan ulama' empat madzhab (Hanafiyah, Malikiyyah, Syafi'iyyah dan Hanabilah). Dan jika disyaratkan di dalam aqad gadai agar si penerima gadai itu boleh memanfa'atkan (mengambil manfa'at dari hasil barang gadaian), maka hukumnya haram karena itu termasuk riba (alqordhu jarro naf'an yaitu hutang yang mengambil keuntungan) sebagaimana disebutkan oleh ulama' Hanafiyah. Kalau menurut Syafi'iyyah disamping tidak boleh aqad gadainya juga tidak sah dalam syari'ahnya.
Para ulama' Hanafiyah menambahkan bahwa umpamanya kalau orang yang menggadaikan itu memberikan izin pada si penerima gadai untuk memanfa'atkan barangnya yang digadaikan tanpa persyaratan atau permintaan dari penerima gadai maka hukumnya boleh bagi si penerima gadai tadi untuk memanfa'atkannya.
Kami tambahkan juga disini bahwa sebagian ulama' dari empat madzhab menyebutkan seumpama bila di sebuah daerah ada adat bahwasannya orang yang menerima gadaian itu harus/boleh memanfa'atkan barang gadaian, maka hukumnya juga tidak boleh (haram), sebab adat itu seperti syarat hukumnya. Maka perlu bagi saudara-saudara untuk memperhatikan hal ini dan mengingatnya dalam penggadaian. Wallu a'lam.
Refrensi :
1.syarah mahalli 'alal minhaj linnawawi
2.mausu'ah fiqhiyyah
3.fatawa alazhar