HUKUM MADRASAH DIRUBAH MENJADI MASJID

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2006 tentang pelaksanaan Undang-undang Nomor 41 tentang wakaf bahwa harta benda wakaf tidak dapat ditukarkan kecuali karena alasan rencana umum tata ruang (RUTR), harta benda wakaf tidak dapat dipergunakan sesuai ikrar wakaf, atau pertukaran dilakkan untuk keperluan keagamaan secara langsung dan mendesak. Harta benda wakaf yang telah dirubah statusnya wajib ditukar dengan dengan harta benda yang bermanfaat dan nilai tukar sekurang-kurangnya sama dengan harta benda wakaf semula. Penukaran dapat dilakukan oleh Menteri Agama RI setelah mendapat rekomendasi dari pemerintah daerah
kabupate/kota, kantor pertanahan kabupaten/kota, Majelis Ulama Indonesia kabupaten/kota, kontor Departemen Agama Kabupaten/kota, dan Nazhir tanah wakaf yang bersangkutan.

Kalau kita lihat dari sisi agama para ulama berbeda pendapat sbb:

Madhab Syafii
Menurut Madhab Syafii :tidak boleh,apabila diketahui bahwa hal ini benar-benar menyalahai janji waqif dan kalau tidak menyalahi maka boleh,asalkan tidak bertentangan dengan adat istiadat.

" ولو شرط الواقف شيئا بقصد كشرط أن لا يؤجرا أو اختصاص نحو مسجد كمدرسة رباط أتّبع شرطه رعاية لغرضه " ( البجيرمي على فتح الوهاب في آخر كتاب الوقف 307 )

( تنبيه حيث أجمل الواقف شرطه أتبع فيه العرف في زمنه لأنه بمنزلة شرطه ( تحفة المحتاج ’ الجزء السادس )

Ini merupakan hasil keputusan Muktamar Nahdlatul Ulama ke 23 di solo pada tanggal 29 Rajab 1382 H / 25 Desember 1962 M.

Madhab Maliki
Menurut sebagian madhab Maliki yaitu Imam ashbah dan ibnu Majshun mengatakan bahwa sesuatu yang dilakukan dijalan Allah itu boleh dimanfaatkan oleh yang lainnya yang penting dalam katagori kebaikan seperti kuburan yang mana mayitnya sudah hancur itu boleh dibangun sebuah masjid diatas tanah tersebut

"قال أصبغ وابن ماجشون: إن ما يقصد به وجه الله يجوز أن ينـتفع ببعضه من بعض، وروى أصبغ عن أبي القاسم مثل ذلك في مقبرة قد عفت فيبني قوم عليها مسجداً: لم أرَ به بأساً، قال: وكذلك ما كان لله فلا بأس أن يستعان ببعضه على بعض، وقد رأى بعض

المتأخرين أن هذا القول أرجح في النظر؛ لأن استنفاد الزائد في سبيل الخير أنفع للمحبس، وأنمى لأجره…" ( نوازل العلمي ج 2 ص 344- 345)

Maka dari sini madrasah tersebut bisa dijadikan masjid

Madhab Hambali
Menurut Mayoritas ulama Hambali : Wakaf harus di tasarufkan sesuai yang telah ditentukan oleh waqif akan tetapi menurut Ibnu Taimiyyah : boleh merubah ketentuan Waqif sesuai kemaslahatan dan perubahan zaman

) يتعين مصرف الوقف إلى الجهة المعينة له على الصحيح من المذهب ونقله الجماعة قدمه في الفروع وغيره قطع به أكثرهم وعليه الأصحاب.
وقال الشيخ تقي الدين رحمه الله : يجوز تغيير شرط الواقف إلى ما هو أصلح منه وان اختلف ذلك باختلاف الأزمان حتى لو وقف على الفقهاء والصوفية واحتاج الناس إلى الجهاد صرف إلى الجند ) .( الإنصاف, العلامة علي بن سليمان المرداوي,ج 7 ص 45)

Dari pendapat ibnu Taimiyyah ini bisa disimpulkan bahwa Madrasah tersebut bisa dijadikan Masjid Asalkan ada kemaslahatan.